Senin, 24 Oktober 2016
DOA UNTUK KEKASIH HATI
Allah Yang Maha Pemurah, terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan mempertemukan saya dengannya walaupun dia bukan milikku.
Terimakasih untuk saat-saat indah yang
boleh kami nikmati bersama.
Terimakasih untuk setiap pertemuan yang
boleh kami lalui bersama.
Terimakasih untuk setiap saat-saat yang lalu.
Saya datang bersujud dihadapan-Mu,
Sucikan hati saya yaa Allah, sehingga dapat melaksanakan
kehendak dan rencana-Mu dalam hidup saya.
Yaa Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya,
janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya.
Janganlah biarkan saya melabuhkan hati saya di hatinya.
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya
dan usirlah dia dari relung hati saya.
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini dengan kasih dari dan pada-Mu yang tulus dan murni.
Tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.
Tetapi jika Kau ciptakan dia untuk saya, yaa Allah,
tolong satukan hati kami.
Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan
menerima dia seutuhnya.
Berikan saya kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan
untuk memenangkan hatinya.
Usapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti
dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan
kekurangan saya sebagaimana saya telah Kau ciptakan.
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai
dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia.
Yaa Allah Maha Pengasih, dengarlah doa saya ini.
Lepaskanlah saya dari keraguan ini
menurut kasih dan kehendak-Mu.
Allah Yang Maha Kekal, saya tahu Engkau senantiasa
memberikan yang terbaik buat saya.
Luka dan keraguan yang saya alami pasti ada hikmahnya.
Pergumulan ini mengajar saya untuk hidup makin dekat pada-Mu, untuk lebih peka terhadap suara-Mu
yang membimbing saya menuju terang-Mu.
Ajarlah saya untuk tetap setia dan sabar
menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan.
Jadilah kehendak-Mu dan bukan kehendak saya yang jadi dalam setiap bagian hidup saya, yaa Allah.
Amin....
25/10/2016
Sayang hanya ingin
melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan."
Pernahkah Kamu
Pernahkah kamu merasakan, bahwa kamu mencintai
seseorang, meski kamu tahu ia tak sendiri lagi, dan
meski kamu tahu cintamu mungkin tak berbalas, tapi
kamu tetap mencintainya,
Pernahkah kamu merasakan, bahwa kamu sanggup
melakukan apa saja demi seseorang yang kamu cintai,
meski kamu tahu ia takkan pernah peduli ataupun ia
peduli dan mengerti, tapi ia tetap pergi.
Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta, tersenyum
kala terluka, menangis kala bahagia, bersedih kala
bersama, tertawa kala berpisah,
Aku pernah,.........
Aku pernah tersenyum meski kuterluka karena kuyakin
Tuhan tak menjadikannya untukku,
Aku pernah menangis kala bahagia, karena kutakut
kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja,
Aku pernah tertawa saat berpisah dengannya,
karena sekali lagi, cinta tak harus memiliki, dan
Tuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain
untukku.
Aku juga pernah bersedih kala bersamanya, karena kutakut
aku kan kehilangan dia suatu saat nanti, dan......
Aku tetap bisa mencintainya, meski ia tak dapat
kurengkuh dalam pelukanku, karena memang cinta ada
dalam jiwa, dan bukan ada dalam raga.
Semua orang pasti pernah merasakan cinta.. baik dari
orang tua... sahabat.. kekasih dan akhirnya pasangan
hidupnya.
Buat temenku yg sedang jatuh cinta.. selamat yah..
karena cinta itu sangat indah. Semoga kalian selalu
berbahagia.
Buat temanku yg sedang terluka karena cinta...
Hidup itu bagaikan roda yang
terus berputar, satu saat
akan berada di bawah dan hidup terasa begitu sulit,
tetapi keadaan itu tidak untuk selamanya,
bersabarlah dan berdoalah karena cinta yang lain
akan datang dan menghampirimu.
Buat temanku yang tidak percaya akan cinta... buka
hatimu jangan menutup mata akan keindahan yang ada
di dunia maka cinta membuat hidupmu menjadi bahagia.
Buat temanku yang mendambakan cinta.. bersabarlah..
karena cinta yang indah tidak terjadi dalam
sekejab.. Tuhan sedang mempersiapkan segala yang
terbaik bagimu.
Buat temanku yang mempermainkan cinta.... Sesuatu
yang begitu murni dan tulus bukanlah untuk
dipermainkan. Cinta bukan suatu kehampaan. Semoga
kalian berhenti mempermainkan cinta dan mulai
merasakan kebahagiaan yang seutuhnya.
#ngutip _
tiati :)
Menghina orang yaitu satu perbuatan tercela, serta Allah tidak suka pada hal itu. Lantaran umumnya, orang yang suka mengejek serta mencaci maki orang lain yaitu mereka yang berlaku sombong.
Selain itu, mengejek yaitu perbuatan yang bisa menyakiti hati orang lain. Sedang Allah begitu membenci orang yang menyakiti orang lain, terutama yaitu orang yang menyakiti seseorang muslim.
Rasulullah SAW bersabda, " Mencaci orang Islam (Muslim) yaitu perbuatan fasiq serta membu*nuhnya yaitu perbuatan kufur. " HR. Muslim
Tetapi saat ini beberapa orang yang sama-sama mengejek keduanya, walau sebenarnya hal tersebut adalah perbuatan dosa. Serta dosa besar tengah menantinya untuk membawanya ke neraka.
Sebaiknya, orang yang memperoleh hinaan atau cacian sebaiknya tidak lakukan balasan mencela orang yang mengejek dianya itu. Lantaran, waktu ada orang yang mengejek kita malah kita bakal memperoleh pahala.
Karenanya, kita tidak bisa bersedih jika ada seorang yang dengan berniat mengejek serta merendahkan kita. Lantaran, sesungguhnya orang itu tengah memberikan hadiah pada kita, yakni :
Ia tengah memberi kebaikannya (pahalanya) pada kita.
" Allah menghapus dosa-dosa kita dari celaan yang kita peroleh.
Dengan kata lain, jika kita tengah dihina atau direndahkan orang lain, jadi Allah bakal memberi kita pahala jika kita bersabar. Seorang salaf pernah berkata : " Bila saya bisa berghibah, maka kedua orangtuakulah yang paling berhak saya ghibahi.
Lantaran cuma mereka berdua yang paling berhak saya serahi kebaikanku ".
Salah seseorang salaf juga berkata : " Jika hingga padamu pengucapan dari saudaramu (berbentuk celaan) yang menyakitimu, jadi jangan sampai engkau kuatir. Kalau pengucapan itu benar, jadi itu yaitu hukuman bagimu yang disegerakan (daripada mendapat hukuman di akhirat). Serta kalau pengucapan itu tidak benar, jadi itu bakal jadi pahala bagimu tanpa mesti berbuat baik. "
Sedang untuk orang yang menghina tersebut, jadi Allah telah mempersiapkan neraka serta siksa baginya. Lantaran mencela adalah satu perbuatan yang dzalim, Allah berfirman :
" Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang lelaki merendahkan himpunan yang lain, bisa jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Serta jangan pula sekumpulan wanita merendahkan himpunan yang lain, bisa jadi yang direndahkan itu tambah baik. Serta jangan sampai sukai mencemooh dirimu sendiri serta janganlah memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan yaitu (panggilan) yang jelek setelah iman serta barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka tersebut beberapa orang yang zalim. " QS. Al-Hujarat ayat 11
Dan orang yang mencemooh itu yaitu orang yang tengah menanggung kebohongan serta dosa yang begitu besar, Allah sudah menyatakannya :
" Serta orang-orang yang menyakiti beberapa orang yang mukmin serta mukminat tanpa kekeliruan yang mereka perbuat, jadi sebenarnya mereka sudah menanggung kebohongan serta dosa yang nyata. " QS. Al-Ahzab ayat 58
Untuk itu, janganlah suka mencela orang lain. Lantaran Allah tidak menyukainya serta mereka yang berbuat demikian akan memperoleh dosa yang begitu besar. Mudah-mudahan kita senantiasa dalam perlindungan Allah. Aamiin...
dikutip : _ ana
Langganan:
Postingan (Atom)
