Rabu, 04 Januari 2012
** Makna Ikhlas **
Ikhlas adalah memaksudkan ucapan, perbuatan, diam, bergerak, yang dirahasiakan, yang ditampakkan, hidup atau mati hanya untuk ridha Allah semata.
Saudaraku tercinta, renungilah pengertian ikhlas yang diberikan para ulama, yaitu:
PERTAMA, Ikhlas ialah mengkhususkan tujuan semua perbuatan kepada Allah SWTsemata. Pengkhususan ini mengharuskan tujuan perbuatan itu hanya untuk-Nya, bukan yang lain.
KEDUA, Ikhlas adalah melupakan pandangan manusia,
sehingga kita hanya melihat Sang Pencipta saja. Orang yang menangis karena takut kepada Allah, memberikan infak, atau mengerjakan shalat di tengah ribuan --bahkan jutaan--- orang akan tetap ikhlas, karena ia tidak menggubris pandangan manusia tadi. Ia hanya melihat pandangan Allah SWT semata.
KETIGA, Ikhlas diartikan dengan tidak memaksudkan perbuatan agar disaksikan orang, namun memaksudkan agar dilihat Allah SWT saja. Kita tidak membutuhkan orang untuk menyaksikan shalat, tangis, atau haji kita --yang mungkin sudah enam kali, demikian pula jihad kita, bahkan mungkin jilbab kita yang lebar. Cukuplah untuk kita firman Allah SWT.,
“Dan cukuplah Allah sebagai saksi...” (QS. Al-Fath: 28).
Demikianlah, ikhlas merupakan kunci amalan hati. Semua amal shalih tidak akan sempurna tanpa dilandasi keikhlasan. Karena, diterima atau tidaknya suatu amal akan tergantung kepada keikhlasan hamba yang hanya diketahui Allah SWT saja.
Semua perbuatan yang bersifat ibadah, tidak pantas dilakukan kecuali atas dasar mencari keridhaan Allah SWT. Bahkan amal yang bersifat adat kebiasaan seperti makan, minum ataupun berolah raga, juga harus didasari keikhlasan.
Mungkin ada yang bertanya, kita memang harus ikhlas dalam amal ibadah. Namun, mengapa harus ikhlas dalam amal kebiasaan? Dalilnya adalah firman Allah SWT.,
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan padaku...‘” (QS. Al-An’am: 162-163).
Ikhlas memang harus ada dalam shalat. Tetapi , membatasi ikhlas hanya dalam shalat adalah sebuah kesalahan.
Dikutip dari : Hati Sebening Mata air
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar